loading

Blog

Hasil pencarian "HTML5"
Menampilkan : 5 hasil
Sedang memuat...
Admin Kite dalam Tutorial
2019-07-17 16:45:13

Cara Praktis Membuat Icons dengan Shape dasar atau bentuk bentuk dasar

Beberapa tahun lalu, saya adalah designer yang malas untuk membuat icons. Kenapa? karena saya menganggap membuat icons itu ribet dan sulit.

Lalu suatu ketika teman saya Ghani Pradita, mengajari saya cara membuat icon dengan shape atau bentuk bentuk dasar. (Thanks Ghan! )

Yuk langsung saja…


Pada artikel ini, saya akan membahas mengenai langkah langkah pembuatan icons dengan bentuk dasar. Tetapi saya tidak membahas secara detail mengenai aturan aturan dalam pembuatan icons.

Saya juga tidak membahas penggunaan software atau tools nya. Agar bisa lebih fokus ke metode nya.


1. Icon Amplop

Dimulai dari sebuah persegi panjang


Hilangkan background warna(Fill) nya dan beri garis pinggir(Border)


Buat duplikat dari persegi panjang tersebut, sehingga Anda memiliki 2 persegi panjang. Walau kelihatannya sama saja


Setelah itu, fokus pada sisi bagian atas. Lalu pilih titik tengahnya


Klik titik tengahnya, Lalu tarik perlahan ke bawah, sehingga bentuk nya seperti dibawah ini


2. Icon Rumah

Dimulai dari persegi tanpa background warna(Fill)dan hanya garis pinggir(Border)


Buat duplikat dari persegi tersebut, sehingga Anda memiliki 2 persegi. Walau kelihatannya sama saja.


Pilih salah satu persegi, lalu perkecil ukurannya, dan tempatkan di tengah bawah.


Setelah itu, Fokus pada persegi yang kecil, lalu tarik ke atas agar menyerupai pintu


Fokus pada persegi yang besar, lalu fokus pada sisi bagian atas, dan pilih titik tengah nya


Tarik titik tengahnya keatas, hingga menyerupai genteng

Fokus pada persegi yang besar lagi, lalu pilih tiga titik paling atas


Pilih 3 titik teratasnya, lalu turunkan perlahan kebawah


Selamat bereksplorasi menggunakan Shape atau Bentuk Dasar :)

Sumber

Baca Selengkapnya
Admin Kite dalam Tips
2019-07-17 16:25:57

Untuk temen temen yang mau memasuki Industri UI/UX

Untuk temen temen yang mau memasuki Industri UI/UX, tetapi bingung mau memulai darimana, Kalian bisa memulainya dari…

  • Mencari tahu peran UI dan peran UX pada sebuah produk (kalau saat ini sih yang lagi nge-tren produk digital)
  • Menyadari bahwa industri UI/UX itu sebenarnya tidak hanya tentang role UI dan role UX. Banyak sekali role di dalamnya. Ada UI Designer, UX Designer, User Researcher, UX Writer, UX Engineer, Graphic Designer, Product Manager (PM), dll.
  • Memilih role mana yang sesuai dengan passion kalian dan fokuslah untuk menjadi yang terbaik di role tersebut

Untuk temen temen yang mau memasuki Industri UI/UX, dan bingung karena harus menguasai design tools sketch, figma dan adobe XD….

Maka ingatlah ketiga nya hanyalah tools. Tools untuk membantu kita me-realisasi-kan ide yang ada di dalam pikiran. Jangan terlalu terpancang untuk menguasai tools. Tapi fokuslah untuk selalu mengembangkan empati dan pemikiran kritis saat proses desain.


Untuk temen temen yang mau memasuki Industri UI/UX, dan ingin berlatih membuat desain UI, tetapi bingung mau belajar bikin desain Web dulu atau belajar bikin desain App dulu…

Maka ingatlah… Mau belajar bikin desain web dulu atau belajar bikin desain App dulu, dua dua nya oke. Yang penting hari ini segera bikin, biar besok bisa coba bikin yang lain.

Jangan sampe waktunya dihabiskan untuk mikir mau coba bikin desain Web atau desain App dulu, tapi ujung-ujungnya malah enggak jadi bikin.


Untuk temen temen yang mau memasuki Industri UI/UX, dan ingin melamar pekerjaan tetapi belum memiliki portfolio…

Maka buatlah segera portfoliomu.

Portfolio bisa berupa eksplorasi. Lalu ceritakan kenapa kamu membuat eksplorasi seperti itu.

Portfolio bisa berupa hasil pekerjaan freelance. Cari pekerjaan freelance di situs upwork.com , freelancer.com. Lalu ceritakan pengalaman mu bekerja dengan client. Apa tantangan nya dan apa pelajaran yang kamu dapat.


Untuk temen temen yang mau memasuki Industri UI/UX, dan ingin mencoba membuat desain UI tetapi bingung ukuran artboard atau canvasnya…..

Maka jika kalian menggunakan Sketch, Figma atau Adobe XD, cukup pencet huruf “A” pada keyboard dan di sebelah kanan akan tampil opsi opsi artboardnya sesuai dengan device nya.

Dan ingatlah… untuk selalu mendesain pada ukuran normalnya (@ 1x) , dikarenakan ketiga design tools tersebut adalah vector based. Sehingga mau di resize ke ukuran berapa pun aman aman saja.


Untuk temen temen yang mau memasuki Industri UI/UX, dan ingin mendapatkan mentor…

Maka carilah seseorang yang karya nya kamu kagumi. Cari tahu cara menghubungi nya, lalu hubungilah dia dengan sopan. Perkenalkan siapa dirimu dan kenapa kamu menghubungi nya.

Jika dia menolak atau tidak memberi jawaban, jangan sakit hati. Tuhan sudah mempersiapkan orang orang yang siap untuk menjadi mentormu. Jangan menyerah untuk menemukan mereka.


Untuk temen temen yang mau memasuki Industri UI/UX, dan bingung dimana bisa mencari lowongan magang…

Cobalah untuk googling menggunakan rumus berikut:
Intern” + Posisi + Kota

Contoh implementasi….

  • Intern UI Designer Jakarta
  • Intern UX Designer Bandung
  • Intern UI Designer Yogyakarta

Untuk temen temen yang mau memasuki Industri UI/UX, dan sedang mempersiapkan portfolio untuk dikirim ke suatu perusahaan atau agency…

Maka ingatlah… para recruiter memang melihat hasil karya mu, tetapi hal yang paling menarik dari portfoliomu adalah proses nya. Bagaimana kamu mencapai hasil tersebut, apa pertimbanganmu dalam proses pembuatan nya, apa kendala yang kamu alami.

Para recruiter ingin tahu bagaimana proses berpikirmu…


Untuk temen temen yang mau memasuki Industri UI/UX, dan bingung mau masuk ke Startup ,Agency, atau pun Perusahaan Teknologi yang sudah mapan…

Maka cari tahu dulu apa kekurangan dan kelebihan di masing masing tempat. Caranya bagaimana? Bisa tanya temenmu yang sudah kerja disana atau googling. Setelah itu baru tentukan ingin masuk kemana.

Tetapi… kalau saya boleh saran, bisa dicoba semuanya, karena setiap tempat memberikan pengalaman kerja dan proses kerja yang berbeda beda. Dan hal tersebut bisa menambah pengalaman dan cara pandang mu.


Untuk temen temen yang mau memasuki Industri UI/UX, dan bingung mencari buku UI/UX berbahasa Indonesia…

Maka bersabarlah… sambil menunggu buku UI/UX berbahasa Indonesia nya terbit, kalian bisa coba untuk membaca literatur berbahasa inggris terlebih dahulu. Kalau belum bisa lancar berbahasa inggris, maka jadikan kegiatan tersebut sarana belajar bahasa inggris sekaligus belajar UI/UX.


Untuk temen temen yang mau memasuki Industri UI/UX, dan bingung apakah belajar ilustrasi itu penting atau tidak penting…

Maka ubahlah pertanyannya nya… bukan penting atau tidak penting. Tetapi, dibutuhkan dalam waktu dekat atau tidak.

Jika dibutuhkan dalam waktu dekat maka bisa pelan pelan belajar. Jika belum dibutuhkan dalam waktu dekat maka bisa ditunda dulu belajarnya, fokus ke hal hal yang dibutuhkan dalam waktu dekat.

Karena pertanyaan “penting atau tidak penting” itu seakan membatasi apa saja hal hal yang harus kita pelajari. Padahal belajar banyak hal itu tidak ada jeleknya.


Semoga bermanfaat :)

Sumber

Baca Selengkapnya
Admin Kite dalam Tips
2019-07-17 16:19:09

Daftar Portfolio / Case Study UX Designer yang bisa kamu jadikan acuan

Berikut adalah beberapa portfolio / Case Study dari UX Designer yang bisa kamu jadikan acuan untuk membuat portfolio. 2 hal yang menarik dari portfolio mereka adalah:

  1. Kita menjadi mengerti bagaimana cara berpikir mereka
  2. Kita mengerti apa alasan mereka membuat design seperti itu

Uber - User Experience Design Portfolio of Simon Pan

In 2012, tapping a button to Uber across the city felt magical. By the start of 2016, this magic receded to a slew of…

simonpan.com

Karolis Kosas

Karolis Kosas ▶ ▶ Cinema Club is a simple utility app meant to make going out to a cinema as simple as hailing an Uber…

karoliskosas.com

Designing Adobe Portfolio

Hello, I am the lead product designer and creative director of Adobe Portfolio. I’m going to share with you what myself…

medium.com

Vax Liu › Battery Saver

Vax Liu

› Battery Saver Vax Liuwww.vaxliu.com

ShowTrackr — UI/UX case study of a landing page optimized for conversions

Creating a landing page is one of the best and easiest way to promote your product or service on multiple platforms to…

medium.muz.li


Favorit Saya

Dari beberapa daftar diatas, favorit saya adalah Portfolio dari Simon Pan (simonpan.com →)

Alasan paling utama

Simon Pan bercerita sangat runtut. Cara Ia bercerita sangat bagus, menjelaskan setiap proses nya. Menjelaskan apa saja yang ia temui di lapangan, dan bagaimana hal itu menjadi findings / temuan / insight / masukan.

Alasan Lain nya:

  • Menggunakan ukuran huruf yang besar sehingga enak dibaca
  • Area untuk teks tidak terlalu lebar, sehingga membaca nya hanya fokus di tengah, dan ini membuat nyaman mata kita. Berbeda jika area untuk teks nya sangat lebar, mata perlu membaca sampai jauh jauh ke ujung layar sebelah kanan lalu kembali lagi ke ujung layar sebelah kiri.


  • Pemilihan kata kata saat membuka case study nya sangat menarik. Singkat, Simple tapi membuat kita penasaran cerita selanjutnya.


  • Menjelaskan tantangan yang dihadapi dan apa goal atau tujuan dari project ini


  • Menjelaskan peran nya di project ini dan dengan siapa saja dia berkolaborasi


  • Pertanyaan yang tepat. Hal ini penting karena sebagai designer, kita bisa mengerti bagaimana membuat solusi yang tepat bermula dari pertanyaan yang tepat.


  • Menunjukkan proses eksplorasi UI Design


Semoga bermanfaat :)

Sumber

Baca Selengkapnya
Admin Kite dalam Insight
2019-07-16 23:53:42

2nd Anniversary Idekite Indonesia

2 tahun sudah, bukanlah waktu yang sebentar.

melihat kebelakang, sejarah dimana semua asa dan keringat mulai dikucurkan.

bukan tidak mudah memang, mencoba duduk ketika kau hanya mampu berbaring

mencoba berdiri ketika kau hanya mampu duduk

dan mencoba berdiri secara tegap ketika kau masih tergopoh dan membungkuk

apalagi berlari?

namun ingat rekan sekalian, disini kita memiliki hajat bersama.

disini niatan kita ada.

dan disini pula segala bentuk ikhtiar untuk impian bersama kita.


stay calm and keep the ritm on

turn hundred, thousand of coffee into masterpieces

and give our love in every lines of code


Tuhan bersama orang yang bekerja keras, Dia janjikan kesuksesan sebagai hasil dari jerih payah kita bersama.

Terimakasih atas 2 tahun bersama ini, untuk rekan sekalian dan semua pihak yang terlibat.

Terimakasih telah percaya dengan Idekite Indonesia.

Idekite Indonesia - Cemerlang! 

Baca Selengkapnya

Kontak Kami

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi dan kunjungi kantor kami (jam kerja 08:00 - 16.30 wib).

Kontak

Whatsapp 1: 6282151606324

Whatsapp 2: 628115707177

Telepon: 0561 8176671

Email: hello@idekite.id

Alamat

Jl. HM. Suwignyo Gg. Margodadirejo 1 No.10-12, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78113